Kuliah di Luar Negeri Lebih Berkualitas Dibanding di Dalam Negeri, Benarkah?

Berdasarkan UUD tahun 1945 pasal 28 C tentang hak dan kewajiban, sebagai warna negara Indonesia berhak mendapat pendidikan dan memperoleh ilmu tentang iptek. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa memperoleh pendidikan adalah hal penting bagi setiap warga negara agar dapat menjadi penerus bangsa yang berkualitas. Tanpa adanya penerus yang berkualitas tentu negara akan sulit berkembang apalagi maju dan bukan tidak mungkin mengancam negara menjadi miskin.

kuliah-di-luar-negeri

Berbicara masalah pendidikan, salah satu kebebasan untuk mendapat pendidikan adalah memilih universitas atau perguruan tinggi beserta jurusan yang ingin dituju yang tentunya sesuai dengan kemampuan, baik itu finansial maupun skill. Meskipun biaya kuliah luar negeri relatif mahal akan tetapi hal tersebut tidak mengurungkan niat banyak orang untuk menekuninya. Mengapa demikian? Pendidikan luar negeri dikenal lebih berkualitas daripada dalam negeri, entah itu dari segi fasilitasnya ataupun sistem belajar mengajarnya. Untuk mengetahui hal tersebut lebih lanjut, Anda bisa simak uraian berikut ini:

Standar pendidikan diakui

Standar pendidikan luar negeri lebih diakui karena banyak hal yang membedakannya dari universitas dalam negeri. Apa saja? Untuk bisa kuliah di luar negeri hal utama yang harus dilewati oleh calon mahasiswa adalah lulus tes toefl. Tes tersebut akan dilakukan secara matang yang meliputi reading, writing, dan juga listening. Tentu bukan suatu hal mudah untuk masuk ke perguruan asing, bukan? Selain itu, pendidikan luar negeri juga memiliki banyak program studi. Misal jurusan ekonomi, program studinya tidak hanya akuntansi, manajemen, dan pembangunan, tetapi juga ada metode kuantitatif, bisnis & industri, ekonomi & kebijakan umum, perdagangan & keuangan internasional, sumber daya alam & lingkungan, dan lain sebagainya. Ini lah alasan mengapa standar pendidikan luar negeri cenderung lebih diakui ketimbang dalam negeri.

Kesempatan berkarir lebih banyak

Perusahaan yang akan merekrut karyawan umumnya bertujuan untuk meningkatkan perkembangan atau kredibilitasnya. Dalam hal ini, tentu perusahaan harus dikelola oleh orang-orang yang berkualitas dalam operasionalnya. Bagi mereka yang telah memperoleh pendidikan di luar negeri tentu memiliki wawasan yang maksimal entah itu dari segi pengetahuan, budaya, ataupun bahasanya. Tak heran bila lebih diprioritaskan untuk menduduki posisi yang ditawarkan oleh perusahaan. Ingat, tidak semua orang yang memiliki gelar sarjana bisa nudah mendapat pekerjaaan. Banyak orang-orang yang sudah sarjana bahkan memiliki gelar magister sekalipun tapi masih pengangguran.

Metode pembelajaran lebih efektif

Kuliah di luar negeri juga berpeluang besar untuk mendapat pengetahuan secara maksimal salah satunya karena metode pembelajraan lebih efektif. Contohnya, bagi mahasiswa yang mengambil jurusan ekonomi dituntut untuk menganalisis sistem perekonomian 5 tahun mendatang dengan menggunakan sistem perekonomian pada saat itu. Tentu, hal tersebut bukan suatu perkara yang amat mudah untuk dilakukan, pelu pemikiran yang ekstra dan pengetahuan yang maksimal supaya analisis bisa tepat. Jadi, belajar di luar negeri tidak hanya disuguhi oleh materi ataupun teori saja tetapi juga banyak dilakukan dengan praktek. Perlu diketahui, semua hal bila dipelajari dengan teori maka tidak begitu melekat alias bisa hilang dalam kurun waktu dekat, salah satunya seperti analisis sistem perekonomian seperti di atas.

Pendidikan luar negeri memang terlihat sulit salah satunya mahasiswa dituntut untuk menguasai materi. Tidak hanya itu untuk tinggal di negara asing juga perlu memenuhi berbagai persyaratan, salah satunya visa dan pasport. Namun, hal tersebut juga seimbang dengan hasil yang didapat, di mana bisa memperoleh wawasan secara maksimal dan berkualitas sehingga masa depan cukup terjamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *